Home » » LIBURANKU JADILAH KAWANKU DAN KELUARGAKU

LIBURANKU JADILAH KAWANKU DAN KELUARGAKU



LIBURANKU JADILAH KAWANKU DAN KELUARGAKU

Hore, liburan telah tiba. Tidak ada lagi berangkat pagi menuju sekolah, tidak ada lagi mengerjakan PR. Tak ada jam tambahan les di sore/ malam hari. Tak ada lagi orang tua marah karena dapat nilai jelek. Bebas rasanya. Saatnya bersantai dan nikmati masa anak-anak.
Apakah hal tersebut yang dirasakan anak kita jika liburan tiba. Jika iya, berarti selama sekolah apakah dia merasa tertekan, apakah ia merasa terpaksa agar tidak dimarahi orang tua. Berarti selama ini mereka hanya menjadi robot yang remote kontrolnya dikendalikan oleh orang tua, bukan sebagai manusia yang berfikir tentang manfaat dari apa yang dilaksanakan.
Kembali lagi dalam hal liburan. Boleh saya mengajukan pertanyaan, apakah program liburan anda bersama keluarga kali ini ? apakah sudah disusun dengan berbagai kegiatan positif bagi anak, atau hanya sekedar bersenang-senang?. Apakah liburan yang direncanakan berkaitan dengan hal-hal educative, atau hanya fun? Apakah liburan yang direncanakan sejalan atau bertentangan dengan hal-hal positif yang diajarkan di sekolah. Layaknya kita perlu memikirkan hal tersebut dalam perencanaan liburan.
Liburan sebagai bagian refresing bagi keluarga merupakan kegiatan yang positif untuk mengurangi kepenatan dengan aktifitas sehari-hari. Namun jika tidak direncanakan dengan baik, liburan bias memberikan efek negative, terutama bagi anak-anak. Suasana liburan yang dianggap bebas dari segala aturan yang selama ini mengikat akan menjadi buah simalakama saat masa liburan usai. Orang tua akan menjadi sangat sulit menerapkan aturan itu lagi. Sebagai contoh, saat sebelum liburan selalu dibiasakan anak untuk membuang sampah di tempatnya, tapi saat liburan orang tua memberikan contoh membuang sampah sembarangan, atau orang tua membiarkan anak saat membuang sampah sembarangan maka nantinya anak akan lebih susah diterapkan aturan itu lagi. Satu hal lagi  jika saat sekolah anak dibiasakan bangun pagi langsung mandi, tapi jika liburan walaupun  sudah bangun pagi anak dibiarkan saja untuk mandinya lebih siang, bahkan mereka bermain terlebih dahulu dengan alas an mumpung liburan. Apakah semua hal positif hilang saat liburan.
Semoga kita bisa tetap konsisten dalam mendidik putra putri kita dalam mewujudkan Indonesia emas dari keluarga. Amiin.

0 comments :

Post a Comment

Link Terkait

Visitor

.