Tipe Belajar
Cara efektif dapat dilakukan jika
kita mengetahui apa tipe belajarnya. tipe belajar secara umum ada 3, yaitu:
- Tipe Belajar Visual
- Tipe Belajar Auditif
- Tipe Belajar Kinestetik
Tipe Belajar Visual : Mereka dengan
tipe ini lebih menyukai belajar ataupun menerima informasi dengan melihat atau
membaca. Bila berkomentar demikian;
Hal itu bisa sayalihat sekarang.
Saya ingin mengetahui gambaran detailnya.
Kelihatannya perbuatan orang itu benar.
Saya bisa membayangkan betapa menderitanya anda.
Saya harus menyusun dulu skema kerjanya.
Hal itu bisa sayalihat sekarang.
Saya ingin mengetahui gambaran detailnya.
Kelihatannya perbuatan orang itu benar.
Saya bisa membayangkan betapa menderitanya anda.
Saya harus menyusun dulu skema kerjanya.
Tipe Belajar Auditif : Seorang yang
memiliki tipe auditif lebih senang belajar atau menerima informasi dengan
mendengarkannya secara langsung atau secara lisan.Biasanya perkataannya;
Perkataan orang itu kedengarannya benar.
Saya dengarapa yang kamu bilang.
Dengarkan saya dulu.
Saya dengar anda tidak senang atas perlakuan orang itu.
Perkataan orang itu kedengarannya benar.
Saya dengarapa yang kamu bilang.
Dengarkan saya dulu.
Saya dengar anda tidak senang atas perlakuan orang itu.
Tipe belajar Kinestetik : Seorang
anak yang memiliki tipe belajar Kinestetik sangat senang jika belajar sambil
menggerakan/ menyentuh sesuatu, entah pulpen yang digoyang-goyangkan, kursi
tempat duduknya, maupun belajar sambil berjalan atau menggerak-gerakan tubuhnya
sendiri. Biasanya kata-katanya;
Rasanya hal itu ada benarnya.
Saya kesulitan menangani masalah itu.
Coba beri saya contoh konkritnya.
Saya masih belum menemukan kepastian.
Sepertinya kata-kata orang itu bisa saya pegang.
Rasanya hal itu ada benarnya.
Saya kesulitan menangani masalah itu.
Coba beri saya contoh konkritnya.
Saya masih belum menemukan kepastian.
Sepertinya kata-kata orang itu bisa saya pegang.
Bagaimana Mengetahui Tipe Belajar?
Cara mengetahui tipe belajar kita
adalah dengan mengenal diri sendiri. Siapakah anda akan menentukan bagaimana
anda belajar. Ada 4 temperamen umum yang dikenal:
- Si Ceria Sanguin
- Si Pemikir Kolerik
- Si perasa Melankolik
- Si cuek Plegmatik
Jika anda mau menentukan anak anda
temperamen yang mana maka anda bisa melihat ciri-cirinya sebagai berikut:
Si ceria sanguin:
Periang, hangat, bersahabat, ramah,
bersemangat, antusias, optimis, spontan, sangat terbuka, lugu, polos, murah
hati, kreatif, tidak dendam, sombong, cerewet, kurang disiplin, kurang
bertanggung jawab, cepat bosan, haus pujian, manja, ceroboh.
Tipe belajar:
Lebih menyukai belajar kelompok,
belajar dengan gambar, belajar yang aktif dan bergerak, Tipe belajar visual
Si pemikir Kolerik :
Tegas, pendirian kuat, aktif,
mandiri, banyak ide, berpikir praktis, suka berkarya, berani, cepat bertindak,
ceroboh, pemarah, kejam, keras kepala, sombong, sulit mengampuni.
Tipe belajar:
Mandiri, belajar kelompok (menjadi
pemimpinnya), cepat dan praktis. Suka dengan hal-hal ilmiah. Tipe Belajar
Kombinasi Visual dan Auditif.
Si perasa Melankolik :
Perfeksionis, setia, rela berkorban,
cermat, teliti, tekun, disiplin, konsentrasi tinggi, berbakat seni, pemurung,
cepat tersinggung, kurang bisa bergaul, mudah curiga, mudah stres, sulit
mengampuni, teoritis.
Tipe belajar:
mandiri dan kondisi tenang, menyukai
jika ada iringan musik, kuat dalam pelajaran seni. Tipe Belajar Auditif.
Si cuek Plegmatik :
Tenang, kalem, suka damai, pemaaf,
humoris, setia, bertanggung jawab, mudah bergaul, emosi stabil, lamban,
pencemas, tidak tegas, sulit membuat keputusan, sulit menolak, cuek, hemat.
Tipe belajar:
Berkelompok dan lebih suka dibimbing
dan diarahkan, kurang suka berbicara, harus didampingi guru private. Tipe
Belajar Kinestetik.
Sumber : Kompasiana, Palti Hutabarat
0 comments :
Post a Comment