Bagi beberapa orang tua, memilih sekolah bukan hanya sekedar kualitas, mereka yang memilih berdasarkan brand berikut.
_"high class"_,
_"sekolah elit",_
_"sekolah bonafit",_
_"sekolah unggulan"_
Ada perasaan bangga ( *semoga tidak bercampur ujub* ) pada saat mengantar anak-anaknya ke Sekolah tersebut.
*_Namun ada satu hal yang patut diingat dear mommies & daddies..._*
Sebagus atau semahal apapun sekolah anak-anak kita, sama sekali bukan jaminan untuk menghasilkan anak yang sholih dan sholihah, anak yang berakhlaqul karimah.
Dari pengalaman serta literasi yang didapat bisa mengambil sebuah kesimpulan, bahwa *_SEKOLAH TERBAIK ADALAH KELUARGA,_*terutama untuk anak-anak sampai dengan usia SD.
Adalah *_sebuah kemustahilan jika kita mengharapkan anak-anak kita berakhlaq baik_* sedangkan di rumah orang tuanya
● _sering bertengkar,_
● _sering marah-marah_
● _sering berkata kasar_
Juga menjadi *_Mission (almost) Impossible jika mengharapkan anak-anaknya menjadi anak yang taqwa, rajin sholat (berjamaah di Masjid bagi yang pria), mampu menghafal Qur'an dengan baik, semangat dalam menuntut ilmu terutama Ilmu Agama_*
Jika orangtuanya
● _cuek terhadap agama._
● _Ayahnya malas sholat berjamaah di Masjid,_
● _Bunda juga seringkali sholat tidak di awal waktu._
● _Ayah Bunda malas menuntut Ilmu Agama, menghadiri Kajian-kajian keislaman, jarang berinteraksi dengan Al-Qur'an,_ dsb dsb.
Perlu sahabat semua ketahui, *_panutan anak-anak adalah orangtuanya, bukan gurunya._*
Sebagian anak-anak bahkan bercita-cita ingin seperti orangtuanya.
Ayah bagi seorang anak laki-laki adalah role model, sedang bagi anak perempuan Ayah adalah "first love" mereka.
Bunda... Terlebih seorang Bunda, baik anak laki-laki dan perempuan banyak yang menjadikan sosok bundanya sebagai "malaikat pelindung".
Satu rahasia kecil, *_para ulama dan orang bijak terdahulu jika mendapati anaknya berbuat kurang baik, berkata tidak jujur, sulit diatur... maka mereka pertama akan menyalahkan diri mereka sendiri, bahkan menghukum diri mereka sendiri..._*
kenapa anak-anak saya bisa seperti ini?
Apakah saya telah berbuat dosa?
Apakah ada makanan haram yang saya berikan untuk anak-anak saya?
*_Itulah sejatinya orangtua yang baik._*Setiap ada kejadian yang kurang mengenakkan tentang buah hati, mereka *_langsung bermuhasabah, bukan menyalahkan si anak, bukan menyalahkan orang lain, bukan mengkambinghitamkan sekolah_* dan lingkungan, walau secara keseluruhan ada juga faktor-faktor pemicu kenakalan anak-anak kita, namun *_faktor terbesar adalah kelalaian orangtuanya._*
Jadi, memang baik mencari Sekolah yang terbaik untuk buah hati kita, namun lebih dari itu semua... *_Mari kita sebagai orangtua belajar menjadi guru kehidupan buat anak-anak kita._* Guru yang akan terus dikenang "baik dan buruknya" oleh anak-anak kita. Guru yang tidak hanya mengantarkan anak-anak ke gerbang wisuda, tapi lebih jauh *_mengantarkan mereka masuk ke gerbang Surga._*
Yuuk... Sahabat semua, kita berdoa untuk kebaikan anak-anak kita, dan kita juga terus bermohon agar Allah selalu memberikan kekuatan kepada kita untuk menjadi orangtua yang baik, yang menjadi uswatun hasanah buat putra-putri kita, investasi dunia akhirat kita.
Semoga Allah ijabah.

0 comments :
Post a Comment