Perayaan Hari Kartini tahun ini masih sama dengan tahun tahun sebelumnya. Perayaan dengan lomba memasak, serta karnaval dengan menggunakan pakaian daerah. Sedikit tampak modern adalah dengan mendatangkan tokoh wanita yang dianggap sebagai "inspirator" karena karirnya. Dengan perayaan tersebut apakah kita sudah benar benar meneladani sosok Kartini. Apakah perkembangan generasi saat ini sudah seperti yabg diimpikan oleh Kartini?.
Meneladani sosok Kartini kita tak bisa melepaskan diri dari kehidupan pribadinya. Saat ini kita hanya membahas Kartini sebagai Pahlawan "Emansipasi Wanita". Kita tak pernah membahas bagaimana kehidupan Beliau dalam beragama, Berkeluarga serta bermasyarakat.
Kehidupan keagaamaan seorang Kartini yang beberapa kali diangkat adalah sosok KH Sholeh Darat. Kartini adalah santri dari KH Sholeh Darat yang Masyhur dengan ilmu tafsir. Bahkan salah satu surat Kartini yang terkenal yaitu " Habis Gelap Terbitlah Terang" diilhami dari tafsir surah Al Fatihah. Kartini merupakan santri yang taat sebelum akhirnha diboyong Ke Rembang oleh suaminya.
Setelah menikah, bakti Kartini sepenuhnya kepada suami. Walaupun ia bukan istri pertama (kalau tidak salah istri ke 3), ia tetap menjaga keharmonisan dalam keluarga. Kartini merupakan sosok istri sholihah yang tak pernah melupakan tugasnya sebagai istri yaitu berbakti kepada Suami.
Kehidupan bermasyarakat seorang kartini pun sangat menginspirasi. Dia mempunyai karya nyata dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan mendirikan sekolah. Sekolah ini bukan hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetap juga mengajarkan ahlaq, etika serta sopan santun.
Sosok kartini memang bukan satu satunya pahlawan wanita yang mengunspirasi Indonesia. Masih ada Dewi Sartika, Cut Nyak Dien Cut Meutia dll. Namun kesamaan dari tokoh tokoh tersebut adalah bagaimana mereka tetap berpegang teguh pada Agama, Keluarga, serta aksi nyata dalam pengabdian Masyarakat.
Semoga kedepannya muncul Kartini Kartini baru sebagai Madrasah pertama bagi putra putrinya.
Lampung, 21 April 2019
Putra Rembang di Perantauan
0 comments :
Post a Comment